IUBNews- Tamiang Layang. IUB Barito Timur kembali lakukan Musyawarah untuk mufakat dalam pembentukan dan penunjukan kordinator IUB (itah uluh bakumpai) Kabupaten Barito Timur. Hal ini berdasarkan surat mandat dari IUB Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang dilayangkan melalui surat resmi sesuai aturan dalam prakegiatan pembentukan IUB Kabupaten.

Seremonial pembentukan pengurus ini sekaligus juga ajang silaturahmi antar anggota IUB Bartim yang diadakan pada Jum’at (24/2) malam.

Acara dimulai tepat pada pukul 19.30 WIB yang mengambil tempat di kediaman amang Yayan atau Bahriansyah di desa Magantis kec,Dusun Timur kab Barito Timur kalimantan tengah.
Kegiatan musyawarah ini dipimpin sekaligus dibuka oleh H Anwar dan berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Kegitatan ini juga di isi dengan tukar pikiran, mendengarkan masukan, saran dan pendapat dalam menghadapi tantangan IUB Bartim ke depan. Bagaimana cara agar adat seni budaya bakumpai tidak tenggelam oleh kemajuan zaman di tengah maraknya krisis budaya adat dan tradisi era sekarang ini.

Menyikapi hal itulah maka di sepakati setelah terbentuknya IUB Bartim ini perlu mengambil langkah langkah dan cara agar kesenian beladiri khas bakumpai seperti kuntau serta musik tradisional bakumpai bisa di hidupkan kembali dalam acara acara perkawinan, event dan festival kabupaten dan pada acara acara yang bersifat pelestarian budaya lainnya.
Dalam waktu yang sama, dalam musyawarah yang di ikuti perwakilan tokoh masyarakat dan pemuda tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan pengurus IUB kab.barito timur dengan struktur sebagai berikut :
Penasehat : Tajeri S.Pd, Badrun
Pembina : 1. Bahriansyah. 2. Juana,S.Pd
Ketua : H Anwar Hasani
Wkl ketua : Ahmad Mardani SE
Sekretaris : Sarkani
Bendahara : Budi Rutama
Wkl Bend : Budi Yanto
Kordinator bidang Beladiri : Lisman Hakim
Kordinator bidang musik tradisional : Setia Budi S.Pd
Kordinator bidang umum : Gunawan, Hariyono dan Pariyono

Dengan terbentuknya kepengurusan Korwil Kabupaten Barito Timur ini, disambut baik oleh Ketua Umum IUB Putra Muara maupun Ketua IUB Wilayah Kalimantan Tengah A.”Dehes” Sapawi di konfirmasi terpisah di jorong dan palangkaraya.

Selain mengangkat dan melestarikan adat tradisi seni dan budaya dayak bakumpai, IUB sendiri selalu mengedepankan motto Haduhup Hampahari terhadap sesama anggota maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Harapan besar dan tanggung jawab pada setiap tindakan dalam sendi sendi kehidupan bermasyarakat perlahan dan pasti mulai tertanam dalam perilaku seluruh anggota organisasi. Tolong menolong sesama, saling mengisi dan melengkapi dalam menjalankan dan menerapkan semboyan, motto maupun visi misi.

Tak ada yang sempurna dan bisa berjalan sendiri karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *