Di antara riuh riak gelombang mu
Ribuan Tangis pertama hadir ke alam fana ini
Dengan air mu dibasuh darah perjuangan syahid para ibu
Di sisi kanan dan kiri…di tanam ari-ari hamba Illahi
Oh Barito…
Dari arus berbiak jelawat dan udang
Jernih pengobat dahaga pipit dan enggang
Di bibir berbaris rapi pohon nipah dan rumbia
Dalam pelukan hangat berbaur tangis, canda dan tawa
Kini kami tumbuh dewasa….oh Barito
Rindu akan jernih, segar, dan goresan hijau senyum manis mu
Rambai dan bekantan mulai terkikis habis menggumpal ke Pulau Kaget
Jingah dan monyet mulai meronta merangkak ke Pulau Kembang
Oh Barito …
Kembali lah seperti saat merendam kami bertelanjang dada dan kaki
Kembali lah menampung generasi ikan tradisi
Kembali lah menjadi ibu dari nelayan dan petani yang ikhlas melayani
Di sisi mu pula kami akan kembali abadi
Oh Barito…Oh Barito…Oh Barito…Kami Rindu
(Buah Karya: Sirpan Bakumpai)
