Kuala Kapuas,IUBNews – Masih seputar lomba manyumpit/manyipet (12/3) lalu dalam rangka meriahkan harijadi ke-217 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-72 Pemkab Kapuas di warnai dengan keseruan dengan hadirnya para senior olahraga tradisional manyumpit dari kota banjarmasin dan palangkaraya.

Ajang ini tak luput dari perhatian pegiat sumpit lainnya. Pada babak penyisihan lomba sudah dimulai dengan persaingan skor yang sangat tipis sehingga membuat para peserta baik dari peserta umum se kalteng-sel maupun dari kabupaten kapuas terlihat selalu memantau dan cek skor nilainya masing masing.

Untuk diketahui bahwa pada event lomba manyumpit ini di ikuti oleh 29 peserta dari kabupaten kapuas terdiri dari 23 orang peserta putra dan 6 orang peserta putri. Sedangkan dari peserta umum di ikuti 21 orang peserta terdiri dari 18 orang putra dan 3 orang putri.
Dari peserta umum berasal dari Palangkaraya, Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Buntok dan pulang pisau.
Dengan hadirnya peserta dari berbagai daerah membuat lomba sumpit kapuas kali ini menjadi meriah dan penuh persaingan skor yang ketat dari peserta. Apalagi setelah babak.penyisihan selesai, dan dilanjutkan ke babak 10 besar (final), persaingan skor menjadi semakin ketat, terbukti saat perhitungan.akhir skor babak final, ada 4 peserta yang melakukan adu pinalti untuk menentukan peringkat posisi juara.
Walau sempat diiringi cuaca hujan gerimis, tak membuat surut semangat peserta untuk tetap beradu pinalti merebut peringkat juara.
Dan sekitar pukul 15.30 WIB babak final usai baik dari kategori khusus kabupaten kapuas maupun umum. Setelah dilakukan perhitungan skor akhir dan rekapitulasi oleh panitia. di peroleh peringkat juara sebagai berikut :

Juara I Khusus putra kapuas diraih oleh Dandie dari Kecamatan Kapuas Hilir, Juara I Khusus putri di raih oleh Uce Pristinawati dari Kecamatan Dadahup.

Sedangkan peringkat juara untuk peserta umum sekalteng-sel berhasil meraih Juara I Faisal embron dari kota banjarmasin, Juara II Jimmy Agustin dari palangkaraya setelah berhasil menundukkan lawannya H.Muhammad Rahmadi dengan adu pinalti. yang secara otomatis H.M.Rahmadi menduduki Juara III.
Pertamakalinya lomba sumpit.masuk dalam.agenda festival budaya tingang menteng panunjung tarung kabupaten kapuas dan dilombakan untuk memeriahkan harijadi kota dan hut pemkab kapuas merupakan terobosan baru bagi organisasi Itah Uluh Bakumpai untuk lebih berkreativitas, berinovasi untuk menggali berbagai hal dibidang pelestarian seni budaya adat dan tradisi suku dayak berkolaborasi dengan pemerintah khususnya disbudpora kapuas.

Dari berbagai pendapat saran dan testimoni yang masuk, akan menjadi catatan penting bagi IUB Kapuas untuk berbenah diri ke arah yang lebih baik dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai event dan lomba mendatang. (iub)
